Merencanakan outing kantor perlu lebih dari sekedar acara seru-seruan. Pasalnya, outing bermanfaat untuk meningkatkan solidaritas tim. Namun untuk mewujudkannya, diperlukan strategi bisnis outing yang tepat.
Outing kantor bisa jadi cara yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan kolaborasi karyawan. Sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang positif dan produktif.
Lantas, bagaimana cara mengadakan outing yang berdampak? Mari simak strategi merancang outing efektif berikut.
Strategi Bisnis Outing
Untuk mengadakan outing yang menarik dan berdampak, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut:
1. Mengidentifikasi Tujuan Outing Kantor
Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum merancang outing adalah menentukan tujuan yang spesifik terkait pengadaan outing.
Tujuan outing berkaitan erat dengan kebutuhan perusahaan. Mengenali tujuan juga penting untuk memilih konsep outing yang tepat. Berikut beberapa contoh tujuan pengadaan outing kantor:
- Meningkatkan moral karyawan melalui kegiatan outdoor berbasis petualangan
- Mendorong pertumbuhan personal melalui kelas kreatif, seperti workshop seni atau kerajinan
- Memberikan ruang untuk relaksasi dan melepas penat dari kesibukan kerja
Setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan nilai yang berbeda-beda. Sehingga perencanaan outing perlu mengidentifikasi tujuan berdasarkan kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, outing dapat memberikan manfaat yang diharapkan.
2. Kenali Peserta Kegiatan Outing
Strategi bisnis outing idealnya juga mengenali dulu peserta kegiatan. Dalam hal ini, peserta terdiri dari karyawan perusahaan.
Pihak penyelenggara outing perlu mengetahui dulu jumlah dan profil karyawan yang nantinya menjadi peserta. Langkah ini bertujuan untuk merancang kegiatan outing yang lebih menyenangkan dan sukses.
Supaya outing sukses dalam meningkatkan moral dan keterlibatan, Anda perlu memastikan bahwa outing mencerminkan minat dan preferensi dari peserta.
Maka dari itu, sebelum menyusun itinerary, sebaiknya mencari tahu dulu preferensi peserta. Hal ini bisa Anda lakukan melalui beberapa cara, seperti pengadaan voting atau survei mengenai kegiatan yang disukai karyawan.
3. Menentukan Konsep dan Daftar Aktivitas Outing
Langkah ketiga yaitu menetapkan konsep outing perusahaan dan membuat daftar aktivitas. Konsep atau tema berperan sebagai dasar untuk menyusun daftar aktivitas sekaligus memastikan outing sesuai dengan tujuan.
Daftar aktivitas outing sebaiknya berupa kegiatan yang inklusif agar bisa diikuti oleh semua orang. Anda juga bisa menyediakan beberapa variasi kegiatan yang berbeda supaya tidak membosankan.
Berikut beberapa contoh konsep outing dan daftar aktivitasnya:
- Tema kebugaran: meliputi berbagai aktivitas outdoor seperti hiking dan outbound
- Tema nature-based: yoga di lokasi alami, trekking, camping, dan kegiatan konservasi seperti membersihkan pantai
- Pembelajaran dan Kreativitas: pengadaan kelas seni, workshop kerajinan tangan, dan pengalaman imersi kultur seperti mengunjungi desa wisata
- Relaksasi dan healing: sesi mindfulness, live music, forest bathing, BBQ night
4. Menetapkan Waktu yang Tepat
Pemilihan waktu pengadaan outing company juga perlu Anda perhatikan. Sebaiknya, waktu outing ditetapkan jauh-jauh hari sebab berpengaruh terhadap biaya dan partisipasi karyawan.
Outing yang dilakukan saat musim ramai seperti hari libur panjang bisa menghabiskan biaya lebih tinggi. Hal ini karena biaya vendor cenderung lebih tinggi saat ramai.
Pelaksanaan outing juga perlu menghargai keseimbangan kerja dan kehidupan karyawan. Outing seharusnya tidak mengganggu pekerjaan karyawan. Misalnya, outing setengah hari, akhir pekan, atau saat periode bisnis sepi.
5. Memilih Lokasi yang Sesuai
Lokasi juga termasuk faktor krusial yang menentukan kesuksesan event outing kantor. Pemilihan lokasi bisa mempengaruhi keterlibatan, kepuasan, dan keseluruhan tujuan penyelenggaraan outing.
Supaya efektif memberikan moral boosting, sebaiknya outing dilaksanakan di lokasi yang berbeda dari tempat kerja. Pemilihan lokasi juga perlu Anda sesuaikan dengan tujuan dan konsep outing.
Melansir dari Forbes, lokasi outing yang menawarkan kegiatan team building bisa jadi sangat efektif untuk membangun solidaritas dan meningkatkan moral.
6. Menyediakan Transportasi

Outing company trip sebaiknya juga sudah menyediakan sarana transportasi. Hal ini bertujuan untuk mempermudah karyawan mengikuti kegiatan. Terlebih lagi, jika lokasi outing kantor jauh dari tempat kerja dan sulit diakses.
Menyediakan transportasi akan memastikan semua peserta bisa berpartisipasi tanpa kesulitan. Dengan demikian, kegiatan outing bisa berlangsung lebih lancar tanpa khawatir keterlambatan atau banyaknya peserta yang absen.
7. Perhatikan Pemilihan Menu
Meskipun terlihat sepele, menu konsumsi selama outing kantor bisa berpengaruh cukup besar terhadap kesuksesan acara.
Apalagi sekarang banyak orang yang menerapkan diet atau membatasi konsumsi makanan tertentu. Sebagai contoh, beberapa orang menghindari makanan berlemak dan pemicu tekanan darah tinggi.
Agar seluruh peserta bisa mengikuti outing sepenuh hati, pastikan menyediakan menu konsumsi yang dapat dinikmati semua orang. Misalnya, dengan menawarkan variasi menu sehat.
8. Mendokumentasikan Momen Outing
Strategi bisnis outing selanjutnya yaitu menyediakan layanan dokumentasi yang berkualitas tinggi.
Dokumentasi yang baik dapat menjadikan kegiatan outing sebagai pengalaman yang lebih bermakna. Melalui foto dan video, Anda dapat mengabadikan pengalaman selama outing dan memperluas manfaatnya.
Hasil dokumentasi outing bisa menjadi bahan untuk konten sosial media, newsletter, dan promosi saat rekrutmen karyawan baru.
Untuk menawarkan manfaat optimal, penyelenggara dapat menyediakan tim khusus dokumentasi yang bertanggungjawab mengabadikan setiap momen selama outing day.
9. Tawarkan Opsi Custom
Seperti yang telah disebutkan sebelumya, setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan nilai unik tersendiri. Hal ini membuat perlunya variasi konsep dan kegiatan outing kantor.
Biasanya, penyelenggara outing menawarkan beberapa pilihan paket outing dengan kombinasi kegiatan.
Supaya lebih eksklusif, sebaiknya Anda menawarkan opsi paket outing custom. Sebagai contoh, memberikan opsi untuk menentukan tema, menggunakan dekorasi khusus, hingga menyediakan merchandise outing.
Adanya opsi custom memungkinkan perusahaan mengadakan outing yang otentik dan lebih bermakna. Hal ini tentunya akan menambah nilai jual bagi paket outing.
Anda juga bisa menawarkan paket outing all in one yang mana sudah mencakup seluruh fasilitas, seperti transportasi, akomodasi, dan dokumentasi.
10. Mengumpulkan Feedback
Setelah kegiatan outing berakhir, Anda perlu mengumpulkan feedback dari para peserta. Tujuannya yaitu untuk mengevaluasi tingkat efektivitas outing dan aspek mana yang perlu peningkatan.
Feedback bisa Anda dapatkan dengan menyebarkan survei singkat kepada peserta. Survei ini dapat berupa kombinasi antara pertanyaan dan testimoni.
Selain berfungsi sebagai bahan evaluasi, feedback juga menunjukkan bahwa Anda menghargai pendapat karyawan. Hal tersebut bermanfaat untuk meningkatkan keterlibatan dan memupuk loyalitas karyawan.
Temukan Ratusan Penyelenggara Outing Kantor Terbaik
Strategi bisnis outing cenderung berbeda tergantung masing-masing penyelenggara. Akibatnya, memilih penyelenggara yang tepat bisa jadi hal yang menantang sebab Anda harus mengecek dan membandingkan dari banyaknya penyedia layanan.
Indonesia Outing Expo memungkinkan Anda menemukan ratusan penyelenggara outing kantor berkualitas. Mulai dari agen perjalanan, agen travel, hingga EO outing, semua bisa Anda jumpai dalam event ini.
Pameran ini menawarkan solusi pengadaan gathering, outing, dan berbagai company event lainnya. Yuk, dapatkan sekarang tiket Indonesia Outing Expo!





















